Sovia Jewelry - Specialist Wedding Ring Custom

Buka setiap hari jam 09.00 s/d jam 17.00
Beranda » Info Terbaru » Enam Topik Sharing Untuk Memantapkan Menikah

Enam Topik Sharing Untuk Memantapkan Menikah

Diposting pada 10 September 2019 oleh Sovia Jewelry

Ketika kamu menjalin hubungan dengan pasanganmu, pernikahan akan selalu menjadi tujuan dalam sebuah hubungan. Namun perlu diingat bahwa pernikahan bukanlah menjadi tujuan akhir, melainkan awal dari kehidupan baru dalam membangun rumah tangga.

Meskipun jalinan hubungan hanya melibatkan dua orang antara kamu dengan pasangan, namun tidak hanya melibatkan dua orang. Pernikahan melibatkan dua keluarga, dua budaya yang mempunyai latar belakang berbeda-beda. Pernikahan tak cukup hanya mengandalkan rasa sayang dan cinta saja namun perikahan merupakan komitmen yang kuat untuk melewati segala ujian yang ada.

Nah jika kamu dan pasangan saat ini sedang memantabkan diri untuk menikah, agar kamu dan pasangan siap untuk melewati segala ujian dalam rumah tangga, enam topik obrolan dibawah ini dapat membantumu sharing secara jujur dengan pasanganmu. Simak yuk!

1. Perasaanmu
Menunjukan rasa sayang tidak harus diungkapkan setiap hari dengan panggilan sayang ataupun kata-kata manis. Sesekali kamu dapat membuat obrolan hangat dengan mengungkapkan perasaan masing-masing. Saling jujur terhadap perasaan dapat membuat kemantapan hati untuk melanjutkan keranah pernikahan. Tidak hanya perasaan baik saja, dalam obrolan hangatmu kamu dapat mengungkapkan kejujuran terhadap perasaan tidak baik yang pernah hinggap dihati. Dengan mengungkapkan perasaan ini hatimu akan jauh lebih tenang dan mantab untuk memutuskan ke ranah pernikahan.

2. Jati Diri
Meski menjadi diri sendiri memang hal yang mudah, namun ada banyak pasangan yang tidak menjadi dirinya sendiri lho, bahkan saat bersama dengan pasangan. Nah, perihal jati diri dapat kamu jadikan obrolan hangat untuk saling mengenal satu sama lain dan menampakan untuk menjadi diri sendiri, obrolan hangat tentang jati diri membuatmu dan pasangan mengenal sosok yang sebenarnya atas diri. Kamu tak perlu takut untuk menunjukan jati diri karena menjadi diri sendiri memang membuat saling nyaman satu sama lain. Dengan menunjukan jati diri akan terlihat apakah kamu akan diterima pasanganmu secara baik, begitupun sebaliknya.

3. Masa Lalu
Kamu harus mengerti bahwa setiap orang mempunyai masa lalu masing-masing. Untuk membicarakan masa lalu ini memang tidak mudah, apalagi jika terdapat rasa traumatis. Jika kamu sudah merasa saling nyaman maka bercerita masa lalu dengan sejujur-jujurnya dapat membuat lega dan semakin meningkatkan kualitas hubungan. Jika kamu dan pasanganmu mempunyai masa lalu masing-masing maka kalian dapat saling mendukung dan menerima segala masa lalu yang pernah terjadi.

4. Kondisi Kesehatan
Bercerita tentang kondisi kesehatan memang hal yang sensitif, namun jika kalian sudah merasa nyaman dan terbiasa jujur dengan segala permasalahan maka seburuk apapun kondisi kesehatan kamu dapat saling menerima. Kondisi kesehatan akan berpengaruh terhadap kelangsungan pernikahan dan hubungan biologis. Jika kalian sudah saling menerima satu sama lain maka riwayat kesehatan, penyakit keturunan, penyakit menular maupun penyakit bawaan akan tetap diterima apa adanya.

5. Nilai dan Prinsip Hidup
Setiap orang mempunyai prinsip hidup masing-masing, termasuk tujuan hidup dan nilai yang dipegang teguh. Masalah prinsip hidup ini termasuk urusan finansial, membagi pekerjaan rumah tangga, target kehamilan, jumlah anak, jarak kehamilan, mengelola stress dan permasalahan rumah tangga kedepanya. Hal tersebut harus sama-sama kalian diskusikan sehingga gambaran kearah pernikahan dapat semakin jelas.

6. Kondisi Keluarga
Karena pernikahan tak hanya melibatkan dua sejoli namun melibatkan keluarga besar maka sharing tentang kondisi keluarga juga sangat penting untuk kamu lakukan. Kondisi keluarga ini erat kaitanya dengan budaya, tradisi, kebiasaan dan gambaran tentang keluarga besar. Beberapa nilai mungkin akan berbeda antara kamu dengan pasanganmu sehingga perlu diselaraskan agar dapat mengambil sikap yang sama saat berbaur dengan keluarga besar.

Enam pertanyaan diatas dapat menjadi bahan diskusimu dengan pasangan untuk memantapkan ke ranah pernikahan. Jangan menggampangkan beberapa topic yang seharusnya dapat dibicarakan. Dengan melakukan sharing sebelum menikah maka kamu dapat mengantisipasi permasalahan yang mungkin datang.

Kamu dan pasangan dapat bertukar pikiran dan mengenal perspektif masing-masing dengan fikiran terbuka agar keputusan menikah semakin mantab.



Bagikan artikel ini :


Enam Topik Sharing Untuk Memantapkan Menikah | Sovia Jewelry

___
Belum ada komentar untuk artikel : Enam Topik Sharing Untuk Memantapkan Menikah, silakan sampaikan komentar di bawah ini.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

nine + 4 =

TEMUKAN KAMI DI SINI

SIDEBAR